Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » PEKANBARU » Kabut Asap Kembali Ganggu Warga Pekanbaru, PC PMII Desak Penanganan Terpadu dan Berkelanjutan

Kabut Asap Kembali Ganggu Warga Pekanbaru, PC PMII Desak Penanganan Terpadu dan Berkelanjutan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
  • visibility 41
  • print Cetak

PEKANBARU – Kembalinya kabut asap dengan intensitas yang semakin terasa di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru menjadi alarm serius bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Persoalan kualitas udara tidak boleh dipandang sebatas fenomena musiman, sebab dampaknya menyentuh langsung aspek kesehatan masyarakat, pendidikan, aktivitas ekonomi, hingga kualitas hidup warga.

Pantauan kondisi udara pada Selasa (6/10/2026) menunjukkan konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Kota Pekanbaru sempat mencapai 298,7 µg/m³ pada pukul 06.00 WIB, yang masuk dalam kategori berbahaya. Kondisi tersebut kemudian mengalami penurunan, namun kualitas udara masih berada pada tingkat yang perlu mendapatkan perhatian serius.

Situasi ini turut berdampak terhadap sektor pendidikan. Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik jenjang PAUD hingga SMP pada 6–7 Oktober 2026 sebagai langkah perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan siswa.

Sekretaris PC PMII Kota Pekanbaru, Gusti Pardamean Nasution, menilai memburuknya kualitas udara harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap tata kelola pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, kebijakan PJJ dan imbauan kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan memang penting sebagai langkah mitigasi. Namun, kebijakan tersebut tidak boleh berhenti pada penanganan dampak. Pemerintah juga harus memastikan sumber persoalan ditelusuri secara serius.

Masyarakat membutuhkan udara yang sehat, bukan sekadar imbauan ketika kabut asap sudah menyelimuti kota. Pemerintah harus bekerja dari hulu sampai hilir, mulai dari memastikan sumber asap, melakukan pencegahan, sampai memberikan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak,” ujar Gusti Pardamean Nasution.

PC PMII Kota Pekanbaru juga menyoroti informasi BMKG yang menyebutkan bahwa kondisi asap di Riau tidak hanya dipengaruhi oleh titik panas yang berada di wilayah Riau. Asap dari wilayah Sumatera Selatan dan Jambi turut berkontribusi karena kondisi angin dominan dari arah tenggara membawa partikel asap menuju wilayah Riau.

BMKG juga mendeteksi sejumlah titik panas di wilayah Riau, termasuk di Kota Pekanbaru. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan kabut asap membutuhkan penanganan lintas wilayah dan koordinasi antarlembaga yang lebih kuat.

Gusti menegaskan, persoalan kabut asap harus ditempatkan sebagai persoalan publik yang membutuhkan kebijakan berbasis data, koordinasi kelembagaan, serta penegakan hukum yang konsisten apabila ditemukan adanya pelanggaran.

Kita tidak ingin setiap tahun masyarakat kembali menghadapi persoalan yang sama, sementara penyelesaiannya hanya bersifat reaktif. Kalau ada aktivitas yang terbukti menjadi sumber pencemaran dan melanggar ketentuan, maka harus ada proses hukum yang transparan dan tegas,” tegasnya.

PC PMII Kota Pekanbaru juga mendorong pemerintah daerah bersama kepolisian, TNI, BPBD, DLHK, BMKG, serta instansi terkait untuk memperkuat sistem deteksi dini dan respons cepat terhadap titik panas maupun potensi kebakaran lahan.

Selain itu, pemerintah dinilai perlu memastikan informasi mengenai kualitas udara dapat disampaikan secara terbuka, mudah diakses, dan diperbarui secara berkala. Informasi tersebut penting agar masyarakat dapat menentukan langkah perlindungan diri berdasarkan kondisi aktual di lapangan.

Bagi PC PMII Kota Pekanbaru, keselamatan masyarakat harus menjadi orientasi utama dalam setiap kebijakan penanganan kabut asap. Kelompok rentan, khususnya anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan, harus memperoleh perlindungan yang memadai.

PMII Kota Pekanbaru berpandangan bahwa udara bersih bukan sekadar kebutuhan ekologis, tetapi merupakan bagian dari hak dasar masyarakat yang harus dijamin negara.

Karena itu, PC PMII Kota Pekanbaru meminta pemerintah tidak menjadikan kabut asap sebagai persoalan yang hanya diselesaikan ketika situasi sudah memburuk. Pencegahan, pengawasan, transparansi informasi, penegakan hukum, serta pemulihan lingkungan harus berjalan secara berkelanjutan.

Jangan sampai masyarakat kembali menjadi pihak yang paling dirugikan dari persoalan yang berulang. Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang terukur, berbasis data, dan berpihak pada keselamatan publik. Kabut asap hari ini harus menjadi bahan evaluasi serius, bukan sekadar berita yang berulang setiap tahun,” tutup Gusti Pardamean Nasution.

Baca Juga

  • Bupati Kampar Apresiasi BAZNAS Salurkan Zakat, Sasar Pendidikan hingga Pemberdayaan Ekonomi

    Bupati Kampar Apresiasi BAZNAS Salurkan Zakat, Sasar Pendidikan hingga Pemberdayaan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Isar topankk
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BANGKINANG KOTA – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. mengapresiasi langkah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kampar dalam menyalurkan zakat melalui berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari bantuan pendidikan, keagamaan, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga kurang mampu. Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan pendistribusian zakat BAZNAS Kabupaten Kampar yang berlangsung di […]

  • Kapolres Kampar Pimpin Langsung Strong Point Pengaturan Lalu‑Lintas Depan SMPN 2 Tambang

    Kapolres Kampar Pimpin Langsung Strong Point Pengaturan Lalu‑Lintas Depan SMPN 2 Tambang

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Kampar – Untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran arus lalu‑lintas pada jam masuk sekolah, Kapolres Polres Kampar pengaturan lalu‑lintas atau strong point di depan SMPN 2 Tambang, Jalan Raya Pekanbaru‑Bangkinang, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Senin (26/10/2026) pukul 06.30 WIB. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, didampingi para Pejabat Utama […]

  • Resmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang, Kapolres Kampar: Dukung Pendidikan Anak Istimewa, Wujudkan Kesetaraan

    Resmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang, Kapolres Kampar: Dukung Pendidikan Anak Istimewa, Wujudkan Kesetaraan

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    KAMPAR – Sebuah harapan baru bagi dunia pendidikan anak berkebutuhan khusus di wilayah perbatasan Kabupaten Kampar kini telah hadir. SLB Cahaya Rimbo Panjang yang berlokasi di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, secara resmi diresmikan pada Rabu (16/9/2026) sekira pukul 08.30 WIB. Kehadiran tokoh agama, pimpinan kepolisian tingkat daerah, pemerintah kabupaten, hingga tokoh masyarakat menunjukkan bahwa […]

  • Hendry Munief Soroti Privatisasi Pulau dan Abrasi Pantai: Harus Jadi Perhatian dalam RUU Daerah Kepulauan

    Hendry Munief Soroti Privatisasi Pulau dan Abrasi Pantai: Harus Jadi Perhatian dalam RUU Daerah Kepulauan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Pansus RUU Daerah Kepulauan DPR RI, Hendry Munief MBA, menyoroti persoalan privatisasi ruang pesisir dan pulau-pulau kecil serta ancaman abrasi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Pansus bersama Komnas HAM, Komnas Perempuan dan KPAI di DPR RI, Kamis (17/9/2026). Hendry Munief menilai persoalan tersebut harus menjadi perhatian dalam penyusunan RUU Daerah Kepulauan. Menurutnya, […]

  • Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle loginnewsnih
    • visibility 464
    • 0Komentar

    TEL AVIV — Yocheved Lifshitz, one of the first Israeli hostages released by Hamas, took the world by surprise in late October when she shook the hand of one of her captors and uttered a single word: “Shalom” — a Hebrew salutation meaning “peace.” Now, in an exclusive interview, Lifshitz said she believes peace can […]

  • Kapolres Kampar Pimpin Apel Kesiapsiagaan: Hadir di Tengah Masyarakat, Cegah Masalah Sejak Dini

    Kapolres Kampar Pimpin Apel Kesiapsiagaan: Hadir di Tengah Masyarakat, Cegah Masalah Sejak Dini

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KAMPAR – Memastikan seluruh jajaran dalam kondisi siap siaga penuh, Polres Kampar melaksanakan Apel Kesiapsiagaan dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Kampar. Apel dilaksanakan di Lapangan Mapolres Kampar, pada Selasa (20/10/2026) pukul 08.00 WIB, dipimpin langsung oleh Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, S.I.K. Turut mendampingi Wakapolres […]

expand_less